I missed me
I missed out
Missed the meaning of "me" it self
Can I reached you back?
I don't even capable to see you again,"Me"
Sore ini memang menarik, memberikan sebuah inspirasi yang sebenarnya membuat ku teringat akan sesuatu.. Apa? apa yang hilang ini? Mengapa terasa sangat kosong? Mungkin saja ini hanya perasaan sesaat. Tapi tunggu! Ini terus menerus kurasakan, salah.. Ada yang tidak beres, bukan siapa siapa melainkan diriku sendiri. Sekarang semua terasa berbeda, aku bukan lagi aku, lalu siapa yang ku sebut aku? Mungkin orang yang sudah lama hilang dan ingin ditemukan lagi. Berarti selama ini siapakah aku? Aku, Saya, Gue, Me, Hm... Aku ingin kembali lagi, ke diriku lagi.
Keadaan merubah segalanya, disaat orang lain mengatakan sekarang ini mereka sedang mencari jati diri mereka.. Aku malah ingin kembali ke masa masa ku dulu. Penuh canda, tawa, tak ada penat dan pemikiran yang ngeliwet seperti sekarang ini. Terasa melegakan, menyenangkan, dan bisa menjadi orang yang yah... lebih baik mungkin. Tapi ada saat dimana aku yang dulu "tidak sebaik sekarang'. Tidak lebih baik dari sekarang? Dulu memang aku tidak seserius atau bahkan sebercanda sekarang. Aku menyadari sore ini, aku sadar bahwa aku hanya melihat semuanya sebelah mata saja, tidak mencari baik buruk semuanya dan tidak membandingkannya dengan baik. Aku ingin pola pikir ku yang sekarang, dan ingin sifatku yang dulu.
Apa bisa? sekarang ini, lambat laun aku merasakan bahwa aku sudah mulai bisa bersifat seperti dulu lagi, lebih menyenangkan dan santai. Tapi mengapa hanya sementara? Mengapa tak setiap saat? Ah.. aku takut malah kehilangan aku yang sekarang. Tadinya aku berharap untuk kembali lagi, sampai akhirnya aku berfikir ulang lagi.
"Apa yang aku harapkan hanyalah memperburuk keadaan, harusnya aku lebih bisa mensyukuri yang ku punya sekarang. Mungkin memang semua yang terjadi dulu dan sekarang memang di takdirkan untuk terjadi agar aku belajar, dan bisa menjadi pribadi yang malah lebih baik dari dulu dan sekarang, untuk masa depanku nanti." -p
Aku memang perlu merenung seperti ini setiap harinya, menyisihkan sebagian waktu untuk belajar dari diri sendiri, untuk diri ku sendiri. Menjadi diri sendiri cukup baik, tetapi menjadi pribadi yang bisa membanggakan dan membahagiakan diri sendiri dampaknya lebih baik lagi saat kita bisa berguna, dan membahagiakan orang lain dengan kebahagiaan kita. Aku teringat Mamahku dirumah, ah.. aku selalu rindu padanya, entah dia memberiku apa sampai aku sangat menyayanginya hahahaha...
"Berusahalah menjadi yang terbaik dari yang terbaik, agar nantinya kita dapat menjadi baik untuk diri kita sendiri dan orang lain" -p
-p
No comments:
Post a Comment